Abuya KH Tohawi atau Abah Ntoh Resmikan Makam Keramat Gajah Barong

Abuya KH Tohawi atau Abah Ntoh Resmikan Makam Keramat Gajah Barong Bantengate.id

Tangerang, Bantengate.id – Salah satu makam keramat yang populer dengan sebutan Gajah Barong di Kampung Munjul, Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang ternyata makam keramat yang bernama asli Habib Husen bin Toha bin Muhammad bin Yahya.

Makam Keramat Habib Husen bin Toha bin Muhammad bin Yahya atau biasa dipanggil Gajah Barong ini diresmikan oleh Abuya KH Tohawi atau Abah ntoh dari Cilongok pada Hari Jumat malam Sabtu 9 Desember 2022 Pukul 19:00 sampai dengan selesai diAstana keramat syekh gajah barong Kp. Munjul RT 001/003 Desa Cileles Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang – Banten.

Bacaan Lainnya

Peresmian ini dihadiri Aparatur Pemerintah Desa Cileles, Polsek Tigaraksa, Koramil Munjul serta tokoh Agama, tokoh masyarakat dan masyarakat Kampung Munjul dan luar kampung Munjul.

Emil selaku staf Desa Cileles yang mewakili Kepala Desa Cileles menyampaikan dalam sambutannya, menurut Emil acara ini adalah acara yang sangat bersejarah dan Emil menyampaikan bahwa Kepala Desa tidak bisa menghadiri acara ini.

“Acara ini sangat bersejarah bagi kita dan mohon maaf karena kepala desa Cileles tidak bisa hadir karena kondisi fisik kurang sehat,” Ucap Emil dalam sambutannya.

Abuya Tohawi atau Abah Ntoh dalam tausiyahnya menceritakan sejarah Tangerang pada jaman dahulu.

“Tangerang dulunya disebut benteng, Kabupaten Benteng. Ini adalah bentengan, semua jawara-jawara Banten turun semua untuk menjaga wilayah bentengan maka disebutlah Kabupaten Benteng, ” Tutur Abah Ntoh dalam tausiyahnya.

Lanjut Abah Ntoh, ada 3 ( Tiga ) kesatria yang diutus untuk membangun kerajaan Tangerang agar menjadi tanda diperbatasan Banten dan penambahan kesatria dari Sultan Demak.

“Ada 3 ( Tiga ) kesatria yang diutus untuk membangun kerajaan Tangerang maka dibatasi seluruh batasan-batasan jadi Tangerang dijadikan tanda dan dijadikan ciri 3 kesatria ini maka disebutlah Tigaraksa dan dari Sultan Demak mengirim kesatria yang sangat luar biasa untuk membantu kekuatan Banten maka dikirim lah yaitu Habib Husen bin Toha bin Muhammad bin Yahya panglima yang sangat luar biasa untuk membentengi kekuatan Banten, inilah yang saat ini kita ziarahi yang bergelar Syekh Gajah Barong, Gajah Barong ialah panglima perang yang sangat luar biasa,” lanjut Abah Ntoh.

Abah Ntoh menjelaskan. Bahwa, Habib Luthfi bin Yahya yang menjelaskan makam Syekh Gajah Barong kepada Abah Ntoh dan Abah Ntoh sebagai penyambung lidah dari Habib Luthfi bin Yahya,” Tutup Abah Ntoh dalam tausiyahnya. (Renald)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *