Bukit Curahem Gunung Kencana, Destinasi Wisata di Banten Selatan

BANTENGATE.ID, RANGKASBITUNG:–Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa  Sukanegara, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, Banten, sejak beberapa bulan terakhir ini tengah menata dan mengembangkan Bukit Curahem, untuk menjadi Destinasi Wisata unggulan.

Bacaan Lainnya

“Kami baru merintis dan mulai menata kawasan Bukit Curahem untuk dijadikan destinasi wisata di Kabupaten Lebak. Kawasan ini milik Perum Perhutani dan sudah memberikan rekomendasi untuk dikelola BUMDES menjadi sebuah destinasi wisata,” kata Subhan, pengelola wisata Bukit Curahem kepada Bantengate.id, Minggu (27/12).

Bukit Curahem berada dipinggir jalan utama Rangkasbitung – Malingping atau sekitar 57 KM dari Kota Rangkasbitung. Lokasinya strategis, didukung prasarana jalan yang bagus, memiliki panorama alam hutan yang indah.

Dari atas bukit ini, di kala sang mentari tenggelam “kepangkuannya” nampak kerlip lampu disekitar pemukiman penduduk sekitar daerah Gunung Karang, Kota Pandeglang, terlihat jelas dan begitu indah.

Sementara jika menjelang pagi, pengunjung dapat menyaksikan sang surya yang  “bangun” dari peraduannya,begitu indah membiaskan sinar kemerahanya. Suasana yang indah ini, dapat dinikmati hingga menjelang pukul 08.00 pagi, dengan gumpalan awan di atas langit yang biru. Dari atas Bukit Curahem ini, jika pengunjung berswafoto, seakan tengah berada “diatas” awan.

Dulu, kata Subhan, yang juga anggota LMDH (Lembaga Masyarakat Desa  Hutan), kawasan Bukit Curahem, Gunungkencana, akan diabadikan dengan nama Bukit Gunung Luhur.  Namun, nama Gunung Luhur, sudah viral dengan sebutan Gunung Luhur atau “negeri diatas angin” dikawasan Citorek, Kecamatan  Cibeber, Banten Selatan.

Menurut Subhan, Perum Perhutani  memberikan izin pengelolaan kepada BUMDES untuk dijadikan destinasi wisata seluas 10 hektar.  Di bukit ini, ada sekitar 17  jenis pepohonan langka. Umumnya tanaman di kawasan ini adalah Mahoni dan pinus. Nama tanaman langka itu, tengah disusun asal usul, nantinya akan kami tulis diatas papan yang akan ditempel di pohon tersebut, sehingga wistawan akan mengenal pohon tersebut.

Selain itu, kata Subhan yang didampingi Arief, pihak pengelola BUMDES  tengah menyusun kerjasama dengan pihak lain dari Bandung untuk menata bukit ini dengan beberapa destinasi. Rencananya akan  segera dibuat lajur tracking sepeda gunung dan off road menuju air terjun Cioaray, sekitar 5 Km dari bukit Curahem.

Sementara, fasilitas yang sudah tersedia di Bukit Curahem, ada beberapa bangunan saung tradisional (gajebo) yang bisa disewa, serta beberapa area yang siap untuk  didirikan tenda bagi yang akan melakukan camping ataun menginap dan fasilitas MCK. Di samping itu, di bagian bawah terdapat area parkir yang luas dan kios cendramata.

“Kendala lain adalah penerangan lampu. Lampu penerangan yang ada sekarang hasil pemasangan jaringan PLN dari tiang yang cukup jauh, sehingga daya yang diterima kurang maksimal. Kami pernah meminta PLN untuk bisa memasang tiang/gardu di sekitar Bukit Curahem, namun diminta biaya Rp 200 juta. BUMDES dari mana uang sebesar itu,” kata Subhan lagi.

Dijelaskan Arief, pihaknya juga sudah melakukan kerjasama dan mengajak para pengrajin Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Gunungkencana untuk mengisi kios-kios sebagai cendramata.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadin, kepada Bantengate.id, menjelaskan, bahwa kawasan Bukit Curahem, merupakan salah satu destinasi yang akan dikembangkan oleh Pemkab Lebak bersama Perum Perhutani dan BUMDES Sukanegara, sehingga menjadi sebuah destinasi wisata yang dapat diandalkan.

Bukit Curahem, lokasinya strategis dan memiliki panorama alam yang indah dan layak untuk di jual. Di sekitar Kecamatan Gunungkencana juga banyak terdapat destinasi wisata lain, seperti; Curug Munding,  Curug Cioray dan kawasan pertanian rakyat.

Sekdis Pariwisata Provinsi Banten, Tb. H. Ence Fachrurozi, dan Kabid Destinasi Wisata, P Bayu Ajie, menjelaskan, bahwa Bukit Curahem, termasuk kawasan yang akan di kembangkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Banten.

Menurut  H. Ence, Dinas Pariwisata Provinsi Banten sudah melakukan peninjauan kelokasi Bukit Curahem bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Perum Perhutani dan Kepala Desa Sukanegara.

“Dari hasil kunjungan tersebut sudah dibahas rencana pengembangan dan penataan yang lebih baik. Tinggal berbagi tugas sesuai dengan kemampuan anggaran masing-masing; BUMDES  mengerjakan bagian mana, Dispar Lebak menata bagian apa, dan Dispar Provinsi Banten mengerjakan yang mana,” kata H.Ence.—(vina/dimas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *