Di perbatasan Desa Hanjuang, Kecamatan Bungbulang, dengan Desa Mekarsari, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut bagian selatan, berdiri sebuah gunung yang menyimpan kisah panjang tentang pengasingan, perjuangan, dan laku spiritual: Gunung Susuru. Sebagian orang mengenalnya sebagai Gunung Cisuru atau Gunung Haruman.
Headlines
Kategori: Opini
Rineksa Panca Satya: Falsafah Luhur Dayeuhluhur dan Nilai Adat Sunda
Di balik sejarah panjang Kerajaan Sunda Galuh, tersimpan sebuah falsafah luhur yang jarang dibahas namun memiliki nilai kehidupan yang tetap relevan hingga hari ini. Falsafah itu bernama Rineksa Panca Satya, lima janji suci yang diucapkan Prabu Gagak Ngampar saat mendirikan Kerajaan Dayeuhluhur.
Islam Teh Sunda, Sunda Teh Islam: Harmoni Budaya dan Nilai Humanisme dalam Masyarakat Sunda
Harmoni Islam dan budaya Sunda membentuk nilai silih asah, silih asih, silih asuh. Filosofi Sampurasun hingga humanisme Sunda hadir sebagai ajaran yang membumi.
Manusia dan Bencana Alam: Ketika Ilusi Keterpisahan Mengundang Petaka
Albert Einstein pernah menyampaikan satu refleksi mendalam tentang posisi manusia dalam kosmos. “Manusia adalah bagian dari keseluruhan yang disebut alam semesta, namun ia bertindak seolah-olah terpisah.” Ungkapan itu, meski lahir dari dunia sains, memiliki gema moral dan spiritual yang kuat—terutama ketika kita melihat fenomena kerusakan lingkungan dan meningkatnya bencana alam hari ini.
Riksa Salira: Makna Hening untuk Kesehatan Batin dan Tubuh
Temukan makna Riksa Salira dalam ajaran sufi—praktik hening untuk menyembuhkan batin, menenangkan pikiran, dan mendengar pesan cinta dari tubuh. Esai ini membahas hubungan napas, energi, emosi, dan kesehatan spiritual dalam perspektif sufi dan kearifan Sunda.
Jokowi dan Jurus Ninja Politik: Lawan Fokus Menyerang, Dia Fokus Menang
Artikel opini jenaka tentang jurus silat politik ala Jokowi yang sulit ditebak. Mengulas langkah zig-zag, strategi tak terduga, dan kemampuan Jokowi merajut koalisi hingga membuat lawan politik kewalahan membaca gerakannya.
Kisah Mama Sabandar, Pendekar Pagaruyung Pencipta Silat Sabandar di Jawa Barat
Kisah Mama Sabandar, pendekar Pagaruyung yang diusir istana karena membela rakyat dan kemudian mewariskan Silat Sabandar di Purwakarta, Jawa Barat.
Tirakat, Kesunyian, dan Sains Modern: Ketika Laku Sepi Leluhur Menjadi Tren Global
Oleh: Abah Kasep “Kadang manusia perlu kesendirian. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering berdebat dengan orang (Baca Selengkapnya)
Soeharto dan Kontroversi Gelar Pahlawan: Antara Catatan Orde Baru dan Jejak Spiritualitas TQN
Oleh: H. Edi Murpik (Murid TQN Ponpes Cicapar, Garut – Jawa Barat) Penganugerahan gelar (Baca Selengkapnya)
Sejarah Kasepuhan Lebak dan Seruan SABAKI untuk Perlindungan Hutan Adat
Di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, hamparan hutan alami bukan hanya menjadi bentang alam, tetapi juga ruang hidup masyarakat adat. Di wilayah ini, terutama di selatan Banten Kidul, peradaban adat sudah ada dan terus berkembang. Selama ratusan tahun, kehidupan masyarakat yang dibingkai kearifan lokal, tetap hidup berdampingan dengan alam.
Ketika Sekolah Tak Lagi Jadi Tempat Aman untuk Anak Tumbuh
SEKOLAH seharusnya menjadi tempat anak tumbuh dengan bahagia, belajar tentang kehidupan, dan menumbuhkan cita-cita. Namun, realitas di lapangan justru memperlihatkan sisi kelam: banyak sekolah berubah menjadi ruang luka akibat maraknya kasus perundungan (bullying) dan kekerasan di kalangan pelajar.
Festival Tunas Bahasa Ibu dan Misi Menyelamatkan Bahasa Ibu dari Kepunahan Sunyi
KITA hidup di masa ketika anak-anak lebih hafal lirik lagu Korea atau pop barat dari pada pupuh Kinanti atau Asmarandana. Bahasa daerah pun kian jarang terdengar di rumah, sekolah, bahkan ruang publik. Banyak anak muda sekarang yang merasa canggung ketika berbicara dalam bahasa ibu mereka sendiri. Inilah tanda-tanda kemunduran kultural yang sesungguhnya—bukan karena kehilangan teknologi, tapi kehilangan jati diri.
Wilson Lalengke Suarakan Isu HAM Global di Forum PBB
Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, kembali menunjukkan komitmennya terhadap isu-isu kemanusiaan global. Dalam forum internasional, ia menyoroti berbagai persoalan serius yang masih melanda banyak negara, seperti pembunuhan di luar hukum (unlawful killing), penyiksaan, pengasingan tanpa dasar hukum, hingga pembiaran terhadap penderitaan massal yang dilakukan baik oleh rezim penguasa maupun kelompok berkekuatan politik dan militer.
Refleksi Hari Santri 2025: Didikan Kiai yang Menumbuhkan Kesabaran, Bukan Pemberontakan
PERINGATAN Hari Santri setiap 22 Oktober menjadi momentum penting untuk mengenang sekaligus merefleksikan peran santri dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga era modern, santri selalu hadir sebagai penjaga nilai, pelaku perubahan, dan penuntun moral kebangsaan.
Getar Suara Bu Dini Fitria, Kepala SMAN 1 Cimarga: “Palu Godam” yang Menggetarkan Dunia Pendidikan
DI RUANG kelas sebagai tempat mediasi sederhana, suara Dini Fitria, Kepala SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, terdengar begitu dalam dan bergetar. Pada acara islah polemik insiden tuduhan penamparan kepada salah seorang siswa yang “menyita” perhatian publik dalam sepekan terakhir ini, kini sudah selesai dan berakhir dengan penuh haru.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.















