Langkah kaki masyarakat Baduy yang datang ke Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (25/4/2026) malam, bukan sekadar kunjungan adat tahunan. Di balik perjalanan panjang itu, tersimpan amanat leluhur yang kembali disampaikan kepada pemerintah: menjaga keseimbangan alam.
Langkah kaki masyarakat Baduy yang datang ke Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (25/4/2026) malam, bukan sekadar kunjungan adat tahunan. Di balik perjalanan panjang itu, tersimpan amanat leluhur yang kembali disampaikan kepada pemerintah: menjaga keseimbangan alam.
Berita Utama Lainnya
Headlines
Kategori: Wisata Budaya
Seba Baduy: Perjalanan Spritual dan Pesan Leluhur di Tengah Arus Modernisasi
Setiap tahun, ketika ribuan warga Baduy berjalan kaki menuju pusat pemerintahan di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten, banyak orang bertanya: apa sebenarnya hakikat Seba Baduy?.. Bagi sebagian masyarakat, Seba mungkin dimaknai secara sederhana—orang Baduy datang berombongan ke Pendopo Lebak, menemui “Bapak Gede” (Bupati), berbincang, menyerahkan hasil bumi sebagai tanda kadeudeuh, lalu pulang. Selesai.
Akademisi University of Leiden Jet Bakels: Wisata dan Modernisasi Ubah Kehidupan Masyarakat Baduy
Langkah-langkah kaki yang dulu menyusuri jalan tanah di pedalaman Baduy, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, masih tersimpan jelas dalam ingatan Jet Bakels. Akademisi dari University of Leiden, Belanda itu pertama kali datang ke Baduy pada 1983–1984. Saat itu kehidupan masyarakat adat Baduy nyaris tak tersentuh arus luar. Empat dekade kemudian, ia kembali — dan menemukan lanskap sosial yang perlahan berubah.
Seba Baduy 2026 Berlangsung Khidmat, Jaro Saija Sampaikan Amanah Karuhun dan Pesan Jaga Lingkungan
Tradisi Seba Baduy kembali digelar dengan khidmat di Pendopo Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat (24/4/2026) malam. Rangkaian acara adat dipusatkan di seputar Alun-alun Rangkasbitung, yang berlangsung selama empat hari, (23-26 April 2026) menghadirkan perpaduan nilai adat, budaya, serta kebersamaan antara masyarakat adat Baduy dan pemerintah daerah.
Bupati Hasbi Buka Seba Baduy 2026, 1.562 Warga Baduy Jalan Kaki Menuju Pendopo Lebak
Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, membuka rangkaian Seba Baduy 2026 yang akan berlangsung di Pendopo Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (22/4/2026) malam. Acara adat bertema “Warisan Karuhun, Inspirasi Kiwari, Ngahiji Dina Tradisi” ini diharapkan menjadi daya tarik masyarakat sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya.
Anggota DPRD Lebak Regen Soroti Pelayanan RSUD Adjidarmo, Bayi Meninggal Karena Benang Operasi Sesar Tidak Tersedia
Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Regen Abdul Azis, menyampaikan keprihatinannya terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Adjidarmo setelah adanya laporan pasien yang meninggal dunia dalam perjalanan rujukan karena rumah sakit tersebut disebut tidak memiliki benang untuk menjahit operasi sesar.
Pagelaran Wayang Golek Semalam Suntuk Akan Meriahkan Seba Baduy 2026
Pagelaran wayang golek semalam suntuk akan digelar dalam rangka memeriahkan Seba Baduy 2026. Tidak tanggung-tanggung, empat dalang putra Banten akan tampil bergantian membawakan lakon yang sarat pesan moral dan nilai kearifan lokal. Malam budaya itu akan menyelimuti Alun-alun Rangkasbitung
Permainan Bebentengan, Lomba Bakiak dan Gobag Sodor, Akan Meriahkan Seba Baduy 2026
Kehadiran permainan tempo dulu seperti bebentengan, lomba bakiak, dan gobag sodor akan memeriahkan rangkaian Seba Baduy 2026 yang digelar pada 23–24 April 2026 di Kota Rangkasbitung.
Jojorong Khas Lebak: Kue Tradisional yang Lembut, Manis, dan Sarat Makna Budaya
Di dapur-dapur rumah panggung di pedalaman Lebak, aroma santan hangat dan gula aren sering kali menjadi penanda bahwa sebuah hajatan akan segera digelar. Para ibu duduk melingkar, tangan mereka lincah melipat daun pisang, sementara uap dari kukusan perlahan memenuhi ruang. Dari suasana sederhana itulah lahir Kue Jojorong—kue tradisional khas Banten yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menyimpan jejak kebersamaan masyarakatnya.
Sejarah Golok Sadjira : Struktur, Filosofi, dan Penetapan WBTB
Di tanah Lebak, Banten, yang dipeluk hutan dan aliran sungai pegunungan, golok bukan sekadar alat kerja. Ia adalah teman perjalanan, simbol keberanian, sekaligus penanda identitas. Dari sekian banyak jenis golok yang dikenal masyarakat Banten Selatan, nama Golok Sadjira menempati ruang tersendiri dan sarat dengan makna sejarah.
Carita Pantun Baduy: Tradisi Tutur Sakral Masyarakat Kanekes yang Kini Jadi Warisan Budaya
Di sebuah kampung sunyi di pedalaman Baduy, Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten, malam datang tanpa hiruk-pikuk, hanya temaram pelita dan suara alam yang menemani. Pada saat-saat sunyi seperti itulah, sebuah tradisi sakral mulai dituturkan—pelan, berirama, dan penuh makna. Tradisi itu dikenal sebagai Carita Pantun Baduy, seni tutur yang bukan sekadar pertunjukan, melainkan bagian dari napas spiritual masyarakat adat Baduy.
Film “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” Angkat Kisah Nyata Perjuangan Disleksia Anak Bandung
Kisah inspiratif tentang perjuangan anak dengan disleksia diangkat dalam YouTube series berjudul Aku Kamu dan Suatu Hari Kita.
“Dibuat Bareng” Kasepuhan Cisitu, Petani Usulkan Irigasi dan Galang Dana untuk Korban Kebakaran
Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Pendopo Adat Kasepuhan Cisitu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, pada Minggu (12/4/2026). Rangkaian kegiatan adat Dibuat Bareng atau Panen Serentak masyarakat adat Cisitu berlangsung khidmat, sekaligus menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, tokoh adat, dan para petani yang datang dari berbagai pelosok wilayah adat di Kabupaten Lebak.
WNA Asal China Terseret Arus di Pantai Cibobos Lebak, Tim SAR Lakukan Pencarian
Seorang warga negara asing (WNA) asal China dilaporkan tenggelam dan terseret arus saat berenang di Pantai Cibobos, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (12/4/2026).
Eksotis, Alami, dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu
Selama ini, Banten lebih sering dikenal sebagai wilayah penyangga ibu kota dengan kawasan industri, pelabuhan besar, serta jalur logistik yang padat. Namun di balik citra tersebut, Banten menyimpan potensi pariwisata alam yang luar biasa dan belum banyak tersentuh wisata massal. Hutan tropis, pantai eksotis, rawa pegunungan, hingga desa wisata berbasis masyarakat menjadi kekayaan yang menjadikan Banten sebagai salah satu wilayah potensial untuk pengembangan ekowisata berkelanjutan.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.







