DPRD Lebak Gelar Rapat Paripurna Terkait Nota Penjelasan Bupati Lebak Terhadap Tiga Raperda 

DPRD Lebak Gelar Rapat Paripurna Terkait Nota Penjelasan Bupati Lebak Terhadap Tiga Raperda  Bantengate.id

DPRD Lebak Gelar Rapat Paripurna Terkait Nota Penjelasan Bupati Lebak Terhadap Tiga Raperda  Bantengate.idBANTENGATE.ID, LEBAK:– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak menggelar Rapat Paripurna Tentang Nota Penjelasan Bupati Lebak Terhadap Penyampaian Tiga Buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang di gelar secara virtual melalui platform zoom meeting, bertempat di Lebak Data Center, Selasa (18/5).

Rapat Paripurna virtual tersebut dihadiri oleh Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, didampingi Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Pj Sekda Lebak, Virgojanti, beserta Para Asisten Daerah Kabupaten Lebak.

Bacaan Lainnya

Dalam Nota Penjelasannya, Bupati Lebak menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah mengusulkan tiga Raperda untuk dapat dilakukan pembahasan bersama, yaitu; Raperda Tentang Penyelenggaraan Perpustakaan, Raperda Tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah, serta Raperda Tentang Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lebak Tahun 2014-2034.

“Demikianlah pokok-pokok penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga dapat dijadikan bahan pembahasan lebih lanjut untuk dilakukan penyempurnaan antara panitia khusus DPRD dan tim asistensi Pemerintah Daerah, sehingga dapat terwujud suatu Perda yang berkualitas, bermanfaat, mencerminkan aspirasi masyarakat Kabupaten Lebak serta dapat menjadi instrumen dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Lebak yang kita cintai,” kata Iti Octavia.

Sementara itu, melalui Juru Bicaranya, M. Lili Hasanudin, DPRD Kabupaten Lebak menyampaikan Nota Penjelasan DPRD Atas Raperda Tata Cara Penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda).

DPRD Lebak Gelar Rapat Paripurna Terkait Nota Penjelasan Bupati Lebak Terhadap Tiga Raperda  Bantengate.id“Program pembangunan hukum perlu menjadi prioritas utama karena amandemen UUD 1945 memiliki implikasi yang luas dan mendasar dalam sistem ketatanegaraan yang perlu diikuti dengan perubahan-perubahan dibidang hukum,” ungkap Lili.

Kemudian, agenda dilanjutkan kembali dengan Rapat Paripurna II Terkait Tanggapan Bupati Lebak Terhadap Nota Penjelasan DPRD Lebak Atas Raperda Tata Cara Penyusunan Propemperda.

Dalam tanggapannya, Bupati menjelaskan bahwa Pemkab Lebak sependapat dengan DPRD, bahwa aspek penting dalam penyusunan suatu Perda dimulai dari tahap perencanaan melalui penyusunan program pembentukan Perda yang dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Mendagri Nomor 80 Tahun 2015 Tentang Pembentukan produk hukum daerah sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 120 Tahun 2018 belum mengatur secara rinci mengenai tata cara penyusunan Propemperda.

Agenda ditutup dengan penyerahan Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap Nota Penjelasan Bupati Atas Tiga (3) Raperda kepada Bupati Lebak yang diwakili oleh Sekretaris Dewan Kabupaten Lebak.– (red/vin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *