Pemkab Tangerang Terapkan Langkah Strategis dalam Mengatasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Pemkab Tangerang Terapkan Langkah Strategis dalam Mengatasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Bantengate.id, Tangerang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa memberikan bantuan mesin jahit, mesin obras, mesin sablon, dan alat budidaya lele kepada masyarakat di Desa Cikasungka Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang Banten.

Bacaan Lainnya

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Kampung Ranca Peuteuy RT 25 RW 02 Desa Cikasungka Kecamatan Solear, Kamis (29/12/23).

Pada kesempatan tersebut, Sekda mengatakan pemberdayaan masyarakat menjadi tanggung jawab Pemda Kabupaten Tangerang. Bantuan yang diberikan untuk  menggerakkan ekonomi masyarakat di Kecamatan Solear, khususnya Desa Cikasungka.

“Kelompok masyarakat ini akan kita bina dan berikan pelatihan. Dan saat ini kita berikan bantuan alat mesin jahit, obras dan alat sablon agar ekonomi di Desa Cikasungka terus berjalan,” ungkap Sekda.

Lanjut dia, selain untuk menggerakkan roda perekonomian, bantuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal mengatasi stunting dan kemiskinan ekstrem yang saat ini menjadi fokus Pemkab Tangerang.

“Penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, dan ketahanan pangan menjadi fokus pemerintah daerah. Ini menjadi langkah awal dan langsung dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Yayat Rohiman menjelaskan, bantuan untuk masyarakat Desa Cikasungka selain mesin jahit, obras dan sablon, bantuan juga berupa: kolam bundar diameter 1,7 sebanyak 2 kolam, kolam kotak 1 x 4 m sebanyak 9 kolam dan 100 ribu ekor binih ikan lele beserta pakan sebanyak 320 kg dan pakan pembesaran 180 kg.

“Saya berharap bantuan ini dapat dikembangkan olah masyarakat beserta kelompok penerima manfaat, yang pada akhirnya masyarakat dapat berdayaguna dan bermanfaat,” jelas Yayat Rohiman.

Sebelum diberikan bantuan, sebanyak 30 orang penerima manfaat diberikan pelatihan diversifikasi olahan hasil perikanan yang kemudian diberikan bantuan sarana pengolahan hasil perikanan sebanyak 2 paket, tiap paketnya terdiri dari 9 jenis alat dalam rangka menyukseskan program Gemarikan.

“Dalam rangka Gemarikan (Gemas Makan Ikan) pada lokus stunting kita berikan 100 paket olahan hasil perikanan,” pungkasnya. (ikp/dimas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *