Pentingnya Peran Pemuda Membentuk Kesadaran Hukum Dan Hak Asasi Manusia

Pentingnya Peran Pemuda Membentuk Kesadaran Hukum Dan Hak Asasi Manusia

 

Bacaan Lainnya

Oleh,  Muhamad Ridwan

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang Kota Serang-Banten

Pemuda yang memiliki kesadaran hukum cenderung akan menjadi warga negara yang bertanggungjawab, patuh pada aturan, peduli terhadap hak dan kerwajiban. Melalui pendidikan, pelibatan, dan pembinaan, pemuda dapat menjadi kekuatan positif dalam membentuk kesadaran hukum dan HAM, menciptakan masyarakat yang lebih adil, demokratis, dan berbudaya hukum.

GENERASI milenial ialah generasi yang memiliki potensi besar untuk melakukan sesuatu yang bersifat tentang perubahan.  Melalui penciptaan ide-ide baru dalam semua aspek kehidupan masyarakat, terutama tentang Hak Asasi Manusia.

Generasi milenial merupakan pemuda yang memiliki peran besar dalam membentuk dan membangun perubahan di suatu negara. Kesadaran akan Hak Asasi Manusia dan perubahan kehidupan di dalam masyarakat sangat perlu dipikirkan oleh generasi milenial pada saat ini dan seterusnya.

Tidak cukup hanya mengandalkan ide-ide perubahan dari aspek kehidupan, yang perlu dan dipahami ialah kesadaran Hukum dan Hak Asasi Manusia di lingkungan sekitar atau di daerah tertentu.

Baru-baru ini, terjadi kasus pelanggaran HAM yang  di Kota Bitung, Sulawesi Utara,  yang mengakibatkan satu orang tewas, dan dua orang mengalami luka-luka pada saat istighosah bela Palestina.  Sejatinya,  momen istigosah bela Palestina itu menjadi momen sakral bagi seluruh umat beragama untuk membela dan mendo’akan korban perang kebiadaban Zionis Israel. Ketujuh terduga pelaku tragedi bentrok di Bitung berhasil diamankan pihak Polres Bitung.

Menelaah lebih jauh tentang ide-ide penyebaran pentingnya kesadaran akan Hukum dan Hak Asasi Manusia dilingkungan masyarakat ataupun di suatu daerah, memang nampak terasa sulit ketika akan melakukan edukasi  jika kurang kekompakan generasi milenial dalam membangun pola pikir kesadaran Hukum dan HAM

Oleh karena itu, saya mencoba  mengajak untuk membangkitkan semangat anak muda atau generasi milenial untuk terus menggaungkan pentingnya kesadaran Hukum dan Hak Asasi Manusia di semua aspek kehidupan. Anak muda atau generasi milenial harus menjadi pionir dan  bisa mencegah terjadinya kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi dilingkungan masyarakat dengan cara mengedukasi dan membentuk pola pikir masyarakat tentang pentingnya Hak Asasi Manusia (HAM).

Tulisan ini semoga dapat menjadi sebuah upaya membangkitkannya semangat anak muda dalam membentuk dan mengedukasi betapa pentingnya Hukum dan Hak Asasi Manusia

Generasi milenial atau anak muda diharapkan harus bisa tanggap terhadap teknologi dan digital dan selalu bersikap kritis, objektif dan konstruktif serta bisa memahami permasalahan, ikut mengikuti perkembangan  zaman yang ada untuk terus mengedukasi pentingnya HAM.

Peran pemuda dalam membentuk kesadaran hukum dan hak asasi manusia (HAM) sangat penting dalam pembangunan masyarakat yang demokratis dan berkeadilan. Oleh sebab pemuda, merupakan generasi penerus yang akan mengambil peran sebagai pemimpin.

Pemuda harus menjadi agen perubahan sosial. Dengan memahami prinsip-prinsip hukum dan HAM. Pemuda harus menjadi motor perubahan menuju masyarakat yang lebih dan berkeadilan. Sebagai agen perubahan, tentunya pemuda harus memahami dengan baik tentang hukum dan HAM, memahami nilai-nilai kesetaraan, keadilan dan hak setiap  individu.

Selain itu, pemuda harus memahami tentang sistem hukum dan HAM, sehingga dapat bepartisipasi aktif dalam proses demokrasi, seperti dalam Pemilu, memahami hak-hak politik dan berkontribusi dalam perbaikan sistem hukum.

Kesadaran hukum membantu pemuda untuk mengenali dan menolak penyalahgunaan kekuasaan. Pemuda dapat berperan untuk mengawasi roda pemerintahan dan lembaga-lembaga lain untuk memastikan bahwa hak asasi manusia dihormati dan dilindungi undang-undang.

Untuk itu, maka pendidikan hukum dan HAM mutlak diperlukan dan diberikan kepada genersi muda,  dalam upaya pembentukan etika dan moral. Melalui pendidikan, pemuda dapat menjadi kekuatan positif dalam membentuk kesadaran hukum dan HAM, sehingga menciptakan masyarakat yang lebih adil, demokratis dan berbudaya hukum.–(****)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *