Peringati Harlah Ke-56 Tahun, Kopri PMII Universitas Setiabudhi Rangkasbitung Gelar Lokakarya

Peringati Harlah Ke-56 Tahun,Kopri PMII Universitas Setiabudhi Rangkasbitung gelar Lokakarya

Bantengate.id, Lebak, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Universitas Setiabudi Rangkasbitung menggelar lokakarya bertema “Perempuan Berdaya Dan Berkarya Di Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak.” Acara ini digelar pada Sabtu (09/12/2023) di Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Jalan RT. Hardiwinangun No. 4, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Bacaan Lainnya

Lokakarya ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari lahir Kopri PMII Universitas Setiabudi yang ke-56 tahun serta memperingati 16 hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan. Turut hadir narasumber kompeten di bidang pemberdayaan perempuan, antara lain Wakil Ketua Umum 1 DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Melawati, Ketua Rumah Perempuan Dan Anak Kabupaten Lebak, Intan Rosdiana, dan Ketua Kopri Arrahmaniyah, Fadilah.

Dalam sambutannya, Melawati menyampaikan pesan bahwa perempuan, baik yang berkarier maupun sebagai ibu rumah tangga, dapat memiliki karya. “Meskipun memiliki anak, kita harus bisa berbisnis, baik melalui media sosial maupun secara langsung. Poin utamanya adalah memiliki kepercayaan diri dan semangat tinggi untuk membangun sebuah karya,” ujar Melawati.

Melawati juga mengaitkan semangat berkarya dengan perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan hak bagi perempuan. “Seperti kisah Raden Ajeng Kartini, beliau memperjuangkan kesetaraan hak bagi perempuan untuk memperluas peran dalam berbagai aspek kehidupan dan membangun sebuah karya,” tambahnya.

Menyinggung kondisi saat ini, Melawati mengajak semua pihak untuk memberikan perhatian kepada isu-isu yang terkait dengan perempuan. “Sorotan terhadap kondisi ini seharusnya dilayangkan kepada semua pihak, baik dari masyarakat, kelompok, industri, hingga pemerintah,” ucapnya.

Melawati berharap agar semua wanita dapat berkarya secara mandiri dan tidak bergantung pada siapapun. “Harapannya jangan pernah tergantung pada laki-laki, dan wanita harus bisa berkarya secara mandiri. Jadi, intinya kita harus berpatokan pada diri sendiri. Kalau sendiri saja bisa berkarya, apa salahnya,” tutupnya.

Selain itu, Melawati memberikan tips untuk mengembangkan usaha, yaitu melalui inovasi, branding yang baik, dan perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia. “Jangan terpokus pada satu produk saja, tetap semangat!” ungkapnya (ridwan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *