PKM Prodi Management Unpam Serang Kolaborasi Rumah Zakat Perkuat Desa Berdaya

Serang, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), program studi management Univeristas Pamulang Serang, berkolaborasi bersama Rumah Zakat, perkuat desa berdaya melalui Badan Usaha Masyarakat (BUMMAS ) Barokah, desa Kolelet Wetan, Kp. Cerlang, Selasa 11 Juni 2024.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang di hadiri, Ketua Rukun Tetangga, Uning, Ketua Komunitas BUMMAS Barokah, Hj. Wawat, Dosen pembimbing, Bambang Permadi, Harri Triana, Yopi, dan Suryono, serta peserta BUMMAS Barokah.

“Kegiatan ini merupakan program kolaborasi kita bersama Rumah Zakat, untuk bagaimana masyarakat, khususnya ibu-ibu bisa berdaya, dengan adanya BUMMAS Barokah ini”, ungkap Suryadi, ketua pelaksana.

“Pengelolaan serta penguatan SDM dan organisasi serta pola pemasaran di era digital menjadi poin penting yang hari ini kita diskusikan, untuk bisa mendorong BUMMAS Barokah, bisa bersaing dengan kompetitor lain”, tegasnya.

“Ini akan sedikit membantu para peserta, untuk bisa berdaya, dengan maraknya “Bank Emok, atau Bank Keliling”, ini menjadi tantangan tersendiri untuk kita semua, agar tidak terjerat didalamnya, melalui kegiatan ekonomi BUMMAS kita harapkan, warga bisa berdaya dan mandiri secara finansial, serta memberikan dampak positif untuk masyarakat, warga setempat”, tutupnya.

Sementara itu dalam sambutannya Bambang Permadi, perwakilan dosen yang membersamai kegiatan PKM, berharap dengan kegiatan ini bisa memberikan semangat baru kepada peserta, untuk terus berinovasi, belajar bersama dan terus tumbuh dalam lingkup organisasi yang solid dan kompak, menghadirkan produk unggulan yang lebih baik lagi, serta memperkuat kembali apa yang sudah dijalankan.

Kegiatan dimeriahkan dengan doorprice, fun game,serta diskusi interaktif. BUMMAS Barokah, yang terletak di Desa Kolelet Wetan, Kp. Cerlang.

BUMMAS merupakan program pemberdayaan ekonomi berbasis kelompok dan melakukan inisiasi serta perancangan kerangka kelembagaan (Sosial Enterprise) dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat serta tulang punggung keberlanjutan program Desa Berdaya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *