SMPT AL-QUDWAH LEBAK ADAKAN SOSIALISASI KURIKULUM MERDEKA, TINGKATKAN PROFESIONALITAS GURU

BANTENGATE.ID, LEBAK, SMPT Al-Qudwah mengadakan sosialisasi Kurikulum Merdeka dalam upaya meningkatkan profesionalitas kinerja pendidik yang dibutuhkan semua guru  agar bisa diaplikasikan dalam kegiatan belajar dan mengajar di Aula serbaguna SMP Terpadu Al-Qudwah, Sabtu, 21 Mei 2022

Bacaan Lainnya

Kegiatan workshop secara luring dan daring ini di ikuti oleh seluruh guru di lingkungan SMP Terpadu Al-Qudwah, menghadirkan narasumber langsung dari BPMP Provinsi Banten Elis Sukaesih, Widyaiswara. mengatakan dalam paparannya bahwa kelebihan kurikulum merdeka adalah adanya proyek tertentu yang harus dilakukan oleh peserta didik sehingga dapat membantu mereka menjadi lebih aktif dalam mengeksplorasi diri.

Elis Sukaesih mengatakan proyek yang dilakukan selama 1 tahun ada 3 tema. Satu tema dikerjakan minimal dua minggu, maksimal tiga bulan.  “Selain itu, kurikulum ini juga lebih aktif dan relevan sesuai perkembangan zaman. Lebih relevan dan interaktif berdasarkan dengan 5P : Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila”, ujarnya.

Kurikulum merdeka digunakan pada tahun ajaran baru 2022/2023. Menurut Badan Standar Nasional Pendidikan, kurikulum merdeka belajar adalah suatu kurikulum pembelajaran yang mengacu pada pendekatan bakat dan minat. Kurikulum merdeka ini, pada jenjang SMP khususnya memiliki perbedaan dengan kurikulum sebelumnya.

“Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila semuanya berujung pada mengeksplorasi isu-isu aktual oleh peserta didik”, tambahnya.

Misalnya pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi mata pelajaran wajib. Pada mata pelajaran kurikulum sebelumnya, mata pelajaran ini hanya menjadi pilihan.

Dalam menerapkan konsep 5P, ada beberapa kunci yang harus diperhatikan, yaitu holistik, kontekstual, fokus pada peserta didik, dan eksplorasi.

Sementara Siti Maryam, Kepala Sekolah SMPT Al-Qudwah, menambahkan bahwa pada prinsipnya, kurikulum merdeka sudah terimplementasi dengan kurikulum JSIT menggunakan prinsip TANGKA, yakni Terbuka pikiran, ide, argumentasi serta informasi bermakna, Ahsan artinya mengutamakan kebaikan, Normatif dan kontributif memberikan dampak kemajuan bersama, Gerak aktif bermakna, Kolaboratif semua ikut andil demi mewujudkan kemajuan, dan mengimplementasikannya. *(topan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *